Memasuki Lorong Waktu di Museum Al Amoudi Makkah

Ada destinasi wisata yang tergolong baru di Makkah untuk jamaah umroh atau haji saat ini. Dialah museum Al Amoudi, sebuah museum yang berada di pinggir kota Makkah. Museum ini berisi potret atau gambaran peradaban kehidupan Arab di masa silam. Memang tak lengkap rasanya jika kita berkunjung ke tanah haram – Haramain, tanah yang disucikan ini, tanpa melihat langsung penginggalan sejarah dari kota suci kelahiran Nabi Muhammad saw. Ya, kota suci Mekkah maupun Madinah merupakan kota suci yang paling bersejarah di peradaban dunia, dan juga kota yang paling bersejarah untuk umat Islam. Maka dari itu umat Islam dari berbagai penjuru dunia ikut menyaksikan dan menelaah sejarah-sejarah kota suci Mekkah dan Madinah. Biasanya para jamaah ibadah umroh maupun haji berbondong-bondong ke tempat bersejarah umat Islam seperti Jabal Magnet, Jabal Uhud, Jabal Nur, hingga Jabal Rahmuseum al amoudi makkahmah.

Museum Al Amoudi yang berada di daerah El Shimeisi ini merupakan museum unik yang bertujuan mengajak pengunjung melihat sekilas kehidupan bangsa Arab di masa lalu. Tak banyak juga biro perjalanan umroh yang memiliki program jamaahnya berkunjung ke museum ini. Akan tetapi biasanya para jamaah umroh maupun haji mengunjungi museum ini di hari terakhirnya mereka berada di kota suci Mekkah saat jamaah usai melakukan seluruh kegiatan ibadah. Di hari terakhir sebelum pulang ke tanah air itu, para jamaah melakukan tur ke Jeddah.

Museum dengan ciri khas bangunan benteng ini dikelola oleh lembaga swasta. Isi dari museum ini banyak dan juga instagramable. Adapun koleksi yang ada di dalam museum ini berupa peralatan masak-memasak pada zaman Arab kuno. Juga pakaian adat dan perhiasan pada masa itu yang bisa dipakai dan berfoto senang di museum ini. Ada juga sejumlah pedang pada zaman kuno yang ternyata jika diangkat oleh seseorang akan terasa sangat berat.

Tampak juga dari depan bangunan museum Al Amoudi ini seperti sebuah benteng pada masa perang. Warna bangunannya coklat, karena terbuat dari campuran lumpur dan susu. Persis rumah khas Arab pada masa lalu. Dari beberapa info yang kuat, bangunan museum ini seluas 2000 meter persegi dibangun oleh Abu Bakar Al Amoudi. Dari sinilah sumber nama museum Al Amoudi. Dia membangun museum ini di jalan raya Mekkah-Jeddah, 20 tahun sebelum jalanan tersebut dibuka pada 1435 H.

Selain foto Raja Salman yang terpampang di depan museum, juga terlihat mobil Mercedes Bens Kuno, dan yang tak habis pikir ada bajaj berwarna merah.makkah wisata museum al amoudi

Deretan koleksi senjata dan pakaian tradisional menghiasi sisi sudut ruangan museum tersebut tampak juga menarik perhatian para pengunjung. Selain itu, ada foto 3 dimensi Hajar Aswad, pengunjung bisa berfoto di dekatnya dengan gaya seolah-olah mencium Hajar Aswad yang asli. Bagaimana? Penasaran bukan, nah jika Anda berniat berangkat umroh, cobalah bertanya kepada biro atau travel umroh tempat Anda daftar, apakah mereka memiliki program berkunjung ke museum Al Amoudi ini. Kalau iya, cobalah diusulkan. Dan kebetulan di program umroh Plesir Alam, kami memiliki program mengunjungi museum Al Amoudi dalam jadwal City Tour Makkah. Alhamdulillah, semoga dengan program ini, wawasan jamaah umroh semakin bertambah dan pengalaman semakin berkesan. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *