paket tour jepang sengakuji 47 ronin
Miliki Kisah Penuh Ironi, Para Samurai Ini Justru Dikagumi
March 13, 2017
Air Banjir Jernih di Jepang, Paket Tour Jepang
Ada Banjir Sejernih Kolam Renang! Ini Dia Rahasia Kebersihan Ala Jepang
April 10, 2017

Dua Kali Lolos dari Maut, Inilah Sosok Pria Paling Beruntung Sedunia

Tsutomu Yamaguchi, Plesir Alam - Japanese Heritage Tour

Yamaguchi Tsutomu (Photo via thehigherlearning.com)

(Keywords: Maut, Pria, Japanese Heritage Tour, Halal Tour)

Pada tanggal 6 Agustus 1945, seorang pria Jepang bernama Yamaguchi Tsutomu bermaksud meninggalkan Kota Hiroshima, Jepang dengan menggunakan kapal laut di pagi hari.

Tugas dinasnya di kantor Mitsubishi Heavy Industries Cabang Hiroshima selama tiga bulan telah selesai.

Ia bermaksud menumpang kapal untuk pulang ke kampung halamannya, yaitu Nagasaki.

Namun di tengah perjalanannya menuju pelabuhan, Yamaguchi teringat bahwa ia lupa membawa stempel perjalanan yang dibutuhkan untuk menaiki kapal.

Ia terpaksa kembali menuju pusat Kota Hiroshima untuk mengambil stempel tersebut.

Tepat pada pukul 08.15 waktu Hiroshima, Yamaguchi tiba di sekitar kantor Mitsubishi Heavy Industries sekitar tiga kilometer dari Jembatan Aioi.

Yamaguchi memang tidak sempat melihat ada pesawat pasukan Amerika Serikat yang terbang di bawah langit biru Hiroshima.

Namun, pria itu terkejut ketika muncul cahaya terang yang menusuk mata.

Dalam beberapa detik pertama ia mengira bola matahari telah terjatuh ke bumi saking silaunya. Matanya langsung mengalami kebutaan temporer.

Suara ledakan keras membuat gendang telinga kirinya pecah.

Nahas, Yamaguchi tidak sempat melarikan diri.

Pesawat militer AS telah menjatuhkan bom atom berkekuatan tinggi di Kota Hiroshima.

Bom hiroshima plesir alam japanese heritage tour

Kehancuran Kota Hiroshima akibat bom. (Photo via nbcnews.com)

Akibat peristiwa itu, tubuh bagian kiri Yamaguchi terbakar. Namun, ia masih sedikit lebih beruntung. Yamaguchi berusaha mencari pertolongan di tengah lautan korban dan puing-puing Kota Hiroshima yang hancur.

Sambil menahan rasa sakit, semalam suntuk ia harus bernaung di tenda tim SAR dan meminta tolong untuk dicarikan kabar tentang teman-temannya.

Yamaguchi ingin tahu apakah mereka sudah pulang ke Nagasaki ataukah mereka justru telah tewas akibat bom.

Kabar baik akhirnya datang, dua temannya yang bernama Akira Iwanaga dan Kuniyoshi Sato ternyata masih selamat.

Mereka bertiga meminta untuk dipulangkan segera ke Nagasaki pada keesokan harinya. Permintaan itu dikabulkan oleh tim evakuasi korban bom Hiroshima.

Ketiganya diperbolehkan menumpang kapal untuk pulang ke kampung halaman mereka.

Setibanya di Nagasaki, Yamaguchi memeluk istrinya dan mengatakan bahwa dirinya beruntung karena telah selamat dari maut.

Meski masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar, Yamaguchi memaksakan diri untuk kembali bekerja pada tanggal 9 Agustus 1945.

Ia merasa bertanggungjawab untuk segera melaporkan hasil dinasnya di Hiroshima pada atasannya di Mitsubishi Heavy Industries Cabang Nagasaki.

Atasan Yamaguchi yang mendengarkan pria itu bercerita tentang insiden pengeboman Hiroshima hanya bisa menatap Yamaguchi sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Kala itu, Yamaguchi dan atasannya tidak menyadari bahwa sebuah pesawat militer AS yang bernama US Army Air Forces B-29 Bockscar sedang melayang di langit Nagasaki.

Kolonel Charles Sweeney dan pasukannya diam-diam sedang mengincar kota tersebut untuk diluluhlantakkan sebagaimana Kota Hiroshima.

Boeing B-29 "Bockscar"

Pasukan militer AS berfoto di depan pesawat pengebom Boeing B-29 Bockscar. (Photo via ww2live.com)

Tepat pukul 11.02 waktu Nagasaki, bom atom dijatuhkan di tengah Lembah Urakami.

Benda penghancur berinti plutonium ini langsung membakar Nagasaki dan memuntahkan panas bersuhu 3.900 derajat Celcius yang menghanguskan seisi kota.

Insiden serangan bom pencabut nyawa seperti di Hiroshima rupanya harus terulang kembali.

Yamaguchi yang masih berada di dalam kantor lagi-lagi harus menghadapi kenyataan buruk.

Ia berteriak memanggil atasannya yang tiba-tiba lenyap dari pandangan. Atap kantornya runtuh dan menimpa ratusan orang. Tulang baja penyangga gedung runtuh dan muncul asap tebal bercampur debu radioaktif yang menggelapkan udara.

Japanese Heritage Tour Nagasaki

Gereja Urakami di Lembah Urakami yang hancur akibat bom. (Photo via http://www.atomicheritage.org)

Yamaguchi harus berlari untuk menyelamatkan diri.

Ia bergegas kembali ke rumah untuk memastikan apakah istrinya selamat. Yamaguchi juga terpaksa menyeberangi sungai yang penuh dengan mayat mengapung demi mencari jalur tercepat.

Sekali lagi Tuhan masih memberikan takdir yang baik untuknya. Di tengah lautan korban yang bergelimpangan dalam keadaan tubuh hancur dan hangus, Yamaguchi membawa istrinya ke kamp evakuasi.

Pasangan itu mengalami luka serius. Namun berkat pertolongan Tuhan, serangan bom atom yang mematikan Nagasaki tidak berhasil merenggut nyawa mereka.

Japanese Heritage Tour Nagasaki: Menyaksikan Bukti Keajaiban di Tengah Kehancuran

Dua kali menjadi korban selamat dari serangan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki membuat Yamaguchi Tsutomu dijuluki sebagai ‘pria paling beruntung sedunia’ sekaligus sebagai ‘pria paling sial sedunia’.

Pasca dua serangan bom itu, ia dan ratusan korban yang selamat dari serangan bom lainnya disebut sebagai hibakusha (orang-orang yang terkena dampak ledakan bom).

Yamaguchi menghabiskan sisa hidupnya untuk mengutuk bahaya bom atom dan kekejaman perang.

Anak-anaknya seringkali didiskriminasi oleh masyarakat karena dituduh bisa menularkan gelombang radioaktif dari tubuh mereka.

Pada tahun 2008, Yamaguchi yang telah berusia 92 tahun harus tergolek di sebuah rumah sakit di Nagasaki karena menderita penyakit kanker lambung.

Sutradara terkenal Holywood James Cameron datang menjenguknya bersama sutradara asal Jepang Hidetaka Inazuka.

Mereka bekerjasama membuat sebuah film dokumenter khusus tentang kisah hidup Yamaguchi yang selamat dari serangan bom atom dengan judul Twice Bomed: The Legacy of Yamaguchi Tsutomu.

tsutomu yamaguchi

Foto Tsutomu Yamaguchi yang diambil pada tahun 2009. (Photo via www.history.com)

 

Yamaguchi menghembuskan napas terakhirnya dengan tenang pada tanggal 4 Januari 2010 di Nagasaki.

Tidak hanya Yamaguchi Tsutomu yang telah bersusah payah untuk bangkit setelah menjadi korban pengeboman, Kota Nagasaki yang menjadi kampung halamannya pun telah bersusah payah untuk memulihkan diri dari kehancuran.

Nagasaki, kota pelabuhan yang indah di ujung selatan dan barat Pulau Kyushu kini telah kembali menjadi kota yang damai tanpa kesan mencekam.

Peradaban Nagasaki maju pesat. Pemerintah kota telah menyulap Nagasaki menjadi kota wisata yang mengagumkan.

Di seantero kota telah berdiri ratusan gedung pencakar langit yang akan membuat Anda terpukau saat bangunan-bangunan itu bermandikan cahaya lampu di malam hari.

Keindahan Nagasaki

Keindahan Nagasaki di malam hari. (Photo via i.ytimg.com)

Di siang hari, pemandangan langit biru, bunga-bunga mekar, serta udara yang bersih dan hangat akan membuat Anda tak percaya betapa cepat Nagasaki sembuh dari kehancuran.

Sentuhan rasa Eropa dari para pendatang Portugis di masa lampau juga berhasil membuat Nagasaki menjadi berbeda dari kota-kota di Jepang pada umumnya.

Di area Lembah Urakami, hiposenter dari titik ledakan bom yang dijatuhkan oleh pasukan AS pada tanggal 9 Agustus 1945, kini berdiri megah Taman Perdamaian Nagasaki dan Museum Bom Atom.

Plesir Alam akan mengajak Anda mengunjungi Nagasaki dan menelusuri jejak para korban bom atom Nagasaki seperti kisah sang ‘pria paling beruntung sedunia’, Yamaguchi Tsutomu, melalui Paket Japanese Historical Tour: World War II Theme selama 6 hari 4 malam.

paket tour jepang nagasaki

Patung Perdamaian di Nagasaki. (Photo via www.japanguide.com)

Melalui paket tour Jepang ini, kami menyuguhkan konsep wisata yang dikombinasikan dengan storytelling berbasis experiential learning untuk membuat Anda terhanyut dalam kenangan momen Perang Dunia Kedua di Nagasaki serta belajar tentang arti kehidupan melalui kisah hidup fenomenal Yamaguchi Tsutomu.

Tak hanya mengunjungi Nagasaki, paket tour Jepang ini juga akan mengajak Anda menyusuri jejak sejarah Perang Dunia Kedua di Hiroshima, kota yang juga diluluhlantakkan pasukan AS dengan bom atom.

Selain itu, melalui paket tour Jepang Anda juga akan memiliki waktu untuk menikmati Kota Tokyo untuk membuat agenda wisata Anda semakin lengkap dan penuh makna.

Kunjungi tautan paket tour Jepang Japanese Historical Tour dan segeralah terbang ke Nagasaki, Hiroshima, dan Tokyo bersama Plesir Alam.

 

Penulis

Kiki Pradita

Plesir Alam | Japanese Heritage Tour | Halal Tour