Event Tetra Pak bersama Plesir Alam - Plesir Alam Event Organizer | Paket Tour Muslim | Paket Umroh Plus
Event TETRA PAK Kick Off 2017 “Collaboration for Growth” bersama Plesir Alam
February 9, 2017
paket tour jepang sengakuji 47 ronin
Miliki Kisah Penuh Ironi, Para Samurai Ini Justru Dikagumi
March 13, 2017

Pernah Dibom Amerika, Kota Ini Justru Menyihir Mata Dunia  

Paket Tour Jepang 2017 Hiroshima Nagasaki

Picture via: visithiroshima.net

(Keywords: Bom, Kota, Japanese Heritage Tour, Halal Tour)

Dini hari tanggal 6 Agustus 1945, Pangkalan Udara Militer North Field di Tinian, Kepulauan Marina ramai oleh petugas Angkatan Udara Amerika Serikat yang masih sibuk bekerja.

Di landasan pacu, Letnan Kolonel Paul W. Tibbets telah masuk ke dalam kokpit pesawat B-29 Flying Superfortess bernama Enola Gay. Tidak hanya sang pilot, sebuah bom atom berinti Uranium-235 juga ikut menumpang di dalam pesawat itu. Pasukan AS menamakan benda penghancur ini sebagai Little Boy.

Paul Tibbets berfoto di depan pesawat Enola Gay. Photo via: apjjf.org

Paul Tibbets berfoto di depan pesawat Enola Gay yang digunakan untu mengangkut bom Little Boy. Photo via: apjjf.org

Tepat pukul 02.45 dini hari, Tibbets menerbangkan pesawat Enola Gay untuk menyeberangi langit di atas Samudera Pasifik. Kota tujuannya adalah Hiroshima, Jepang.

Dalam waktu tempuh enam jam, pesawat ini tetap bersemangat untuk menyelesaikan misi utamanya. Enola Gay baru tiba di Hiroshima pada pagi hari dan langsung menuju target utamanya, yakni Jembatan Aioi.

Pada detik-detik berikutnya, permulaan tragedi yang legendaris itu akhirnya terjadi.

Dari lambung pesawat Enola Gay yang terbang di ketinggian 31.000 kaki, bom Little Boy diluncurkan turun melalui udara dan pada detik yang sama, muncul lah cahaya terang yang menusuk mata.

Proyektil bom atom memicu reaksi rantai nuklir. Bom yang awalnya direncanakan akan menghantam Jembatan Aioi, justru terdorong oleh angin samping dari ketinggian dan meledak di udara.

Little Boy meledak tepat di atas Klinik Shima tepat pukul 08.17 waktu Hiroshima. Dalam hitungan detik, seluruh pasien malang di dalam bangunan tersebut terbunuh.

Ledakan ini memuntahkan energi setara 16 kiloton Tri Nitro Toluena dan mampu memanaskan temperatur udara hingga mencapai 60.000 derajat Celcius, yakni lebih panas dari suhu permukaan matahari.

Ledakan bom di Hiroshima

Dahsyatnya ledakan bom Little Boy yang menghancurkan Hiroshima tanggal 6 Agustus 1945. Picture via cnn.com

Amukan Little Boy menjadikan Kota Hiroshima terpanggang hanya dalam waktu hitungan detik. Radius kehancuran dan kebakaran mencapai belasan kilometer persegi. Suhu tinggi membuat pakaian dan kulit menyatu. Otot-otot meleleh dari tulang. Anak-anak menangis memanggil ibunya. Para ibu tak dapat mengenali anak-anaknya karena kulit wajah mereka melepuh dan terbakar hangus.

Total jumlah penduduk yang tewas mencapai 70.000 orang. Dari jumlah dokter 2.000 orang, hanya tinggal 20 orang yang selamat. Mereka pontang-panting menangani korban, sekalipun diri mereka sendiri juga butuh pertolongan.

Kontur tanah Hiroshima yang berbukit-bukit membuat kerusakan memusat di jantung kota. Gedung-gedung hancur, kerangka besinya meleleh seperti lilin. Bom Little Boy seganas monster yang berhasil memangsa Kota Hiroshima dalam sekejap mata.

Ledakan bom Little Boy berhasil menghancurkan Hiroshima. Photo via www.bbc.com

Ledakan bom Little Boy berhasil menghancurkan Hiroshima. Photo via www.bbc.com

Pasukan Sekutu bersorak. Dendam Amerika Serikat terhadap Jepang atas pengeboman pangkalan militer Pearl Harbor pada tahun 1941, lunas terbalaskan. Melalui siaran radio, Presiden Amerika Serikat, Harry Truman, dengan bangga mengumumkan pidato keberhasilan Pasukan Amerika dan Sekutu dalam menyerang Jepang.

Sekalipun kehancuran akibat bom Hiroshima telah berhasil memukul telak mental Jepang, namun Kaisar Hirohito tidak bersedia menarik mundur pasukannya dari Perang Dunia II.

Pasca serangan bom Hiroshima, medan pertempuran di Front Pasifik tetap membara. Intrik antara Jepang melawan Sekutu tetap berkobar. Hiroshima, kota indah yang malang itu telah menjadi tumbal kekejaman perang.

Ilmuwan legendaris Albert Einstein yang menjadi ‘otak’ dicetuskannya penelitian bom atom, dengan perasaan terpukul menyatakan bahwa serangan bom di Hiroshima merupakan penyesalan terbesar dalam hidupnya.

Japanese Historical Tour: Menjenguk Hiroshima yang Telah Pulih dari Trauma

paket tour jepang hiroshima

Hiroshima, dulu dan kini. Photo via ww2tourism.blogspot.com

Tragedi bom atom Hiroshima kini telah usai. Kini telah lebih dari tujuh dekade, Pemerintah Jepang bersama warganya telah bekerja keras mengembalikan senyuman manis di kota ini.

Hiroshima begitu cepat memulihkan diri. Jepang telah membuktikan dirinya sebagai Negara yang bermental baja. Kesedihan bukan halangan untuk maju. Bahaya radiasi di Hiroshima telah lenyap. Hiroshima Peace Memorial Park yang indah membentang di tepi sungai, mencatatkan nama-nama para korban bom dan mengabadikan kenangannya.

Secara berkala, para murid sekolah dari Jepang dan seluruh dunia berdatangan untuk mengheningkan cipta dan mengirimkan doa untuk para korban ledakan bom.

Hiroshima yang dahulu menerima belas kasihan dari masyarakat dunia, kini telah menjelma menjadi kota tujuan wisata favorit bagi para turis yang menghargai sejarah dan mencintai perdamaian dunia.

Keindahan taman perdamaian hiroshima paket tour jepang

Keindahan Taman Perdamaian Hiroshima yang dibangun untuk mengenang tragedi bom atom 1945. Photo via cdn5.img.sputniknews.com

Paket tour Jepang istimewa bernama Japanese Heritage Tour: World War II secara khusus dipersembahkan oleh Plesir Alam untuk Anda yang mencintai sejarah dan ingin belajar mengenai nilai perjuangan dari bangsa Jepang, sekaligus menikmati keindahan Hiroshima yang mampu menyihir mata dunia.

Plesir Alam akan mengajak Anda untuk melintasi waktu dan mengenang kembali tragedi bom Hiroshima yang legendaris ini. Tak hanya Hiroshima, dengan Paket Tour Jepang ini Plesir Alam juga akan mengajak Anda mengunjungi Nagasaki, yakni kota yang juga diluluhlantakkan oleh Amerika Serikat dengan menggunakan bom nuklir pada Perang Dunia II.

Titik ledakan bom atom di Nagasaki (hiposenter) pada masa kini. Photo via http://asian-images.photoshelter.com

Titik ledakan bom atom di Nagasaki (hiposenter) pada masa kini. Photo via http://asian-images.photoshelter.com

Dapatkan pengalaman tour penuh makna ke Hiroshima dan Nagasaki bersama Plesir Alam dan bersiaplah untuk merenung, menangis dan terpana karena kami mampu membuat Anda terhanyut dalam dahsyatnya memoar Perang Dunia II.

Buktikan sekarang juga! Klik tautan Paket Japanese Heritage Tour: World War II.

 

Penulis

Kiki Pradita

Plesir Alam | Japanese Heritage Tour | Halal Tour